Categories
Olahraga

Macam Macam Cabang Olahraga Altetik dan Penjelasannya Beserta Gambarnya

Cabang Olahraga Atletik:

  1. Tolak peluru
  2. Lempar lembing
  3. Lempar cakram
  4. Lompat tinggi
  5. Lompat galah
  6. Lari jarak pendek
  7. Lompat jauh
  8. Lari jarak jauh
  9. Lari estafet
  10. Panahan
  11. Lompat indah

Macam Macam Cabang Olahraga Atletik Beserta Gambarnya:

1. Tolak peluru
Cabang Olahraga Atletik Tolak PeluruSalah satu olahraga yang masuk cabang-cabang olahraga atletik yang pertama adalah tolak peluru. Olahraga ini pasti sudah sangat familiar dikalangan masyarakat karena olahraga ini juga diajarkan ketika sekolah.  Tolak peluru ini merupakan sebuah olahraga yang menggunakan bola pejal yang terbuat dari besi sebagai sarananya.  Dalam melakukan olahraga tolak peluru ini ada beberapa cara atau teknik yang bisa diterapkan agar dalam melakukannya tidak akan mengalami cedera.

Baca juga: Teknik Dasar Tolak Peluru

2. Lempar lembing
Cabang Olahraga Atletik Lempar LembingLempar lembing merupakan salah satu olahraga yang masuk dalam kategori olahraga altetik. Lempar lembing ini merupakan olahraga yang dilakukan dengan cara melemparkan lembing yang berbentuk seperti tongkat dan bila lembing yang dilemparkan memiliki jarak yang jauh maka nilainya juga tinggi.Intinya semakin jauh jarak lembing yang dilempar maka semakin banyak pula nilai yang didapatkan.Untuk melakukan olahraga ini tentunya ada ketentuan dan syarat-syarat yang harus dipenuhi seperti berikut ini.

Untuk perempuan

  • Lembing yang dipakai harus memiliki panjang 2,2 sampai 2,3 meter.
  • Berat minimal lembing yang digunakan adalah 600 gram.
  • Pusat gravitasinya terletak pada jarak 0,8 sampai 0,92 meter.

Untuk laki-laki

  • Lembing yang dipakai harus memiliki panjang sekitar 2,6 sampai 2,7 meter.
  • Berat minimal dari lembing yang digunakan adalah 800 gram.
  • Pusat gravitasinya terletak pada jarak 0,9 sampai 1,06 meter.

3. Lempar cakram
Cabang Olahraga Atletik Lempar CakramLempar cakram merupakan olahraga yang dilakukan dengan cara melemparkan cakram yang berbentuk seperti piringan dan dilakukan dengan menggunakan lapangan yang berkriteria khusus. Untuk melakukan olahraga yang  termasuk dalam cabang-cabang olahraga atletik ini, Anda harus terlebih dahulu mengetahui cara dan teknik yang tepat .

4. Lompat tinggi
Lompat tinggi ini termasuk dalam olahraga altetik. Olahraga lompat tinggi ini pasti sudah banyak yang mengetahui karena memang olahraga ini juga diajarkan saat di sekolah. Teknik dalam melakukan olahraga ini adalah dengan cara melompati bilah yang telah diletakkan pada tiang yang telah disediakan dan telah memiliki ukuran tinggi. Semakin tinggi jarak yang bisa Anda lompati maka semakin baik nilai yang didapat. Selain itu dalam olahraga ini yang juga memperhatikan cara dalam mendarat setelah melakukan lompatan tersebut. Hal itu juga masuk dalam penilaian pada cabang olahraga ini.

Baca juga: Macam Macam Cabang Olahraga Permainan

5. Lompat galah
Lompat galah ini sebenarnya hampir sama dengan lompat tinggi karena sama-sama melompati bilah dalam ukuran tinggi yang telah ditentukan. Namun yang sedikit membedakan dari kedua cabang olahraga ini adalah jika lompat galah ini tidak menggunakan kaki ketika melakukan lompatan melainkan dengan menggunakan galah sebagai sarana untuk melakukan lompatan tersebut.Olahraga yang masuk dalam cabang-cabang olahraga atletik ini merupakan olahraga yang sering dilombakan dalam olimpiade. Jadi olahraga ini menjadi sala satu olahraga yang banyak dikenal oleh masyarakat.

6. Lari jarak pendek
Lari jarak pendek merupakan jenis olahraga lari yang menempuh jarak yang relatif lebih pendek yaitu hanya 100 meter, 200 meter, dan 400 meter. lari jarak pendek ini merupakan cabang-cabang olahraga atletik yang memperhitungkan kecepatan dalam mencapai finish. Jadi intinya adalah semakin cepat mencapai finis maka semakin baik pula hasilnya. Biasanya dalam melakukan olahraga ini menggunakan start jongkok.

7. Lompat jauh
Lompat jauh ini adalah cabang-cabang olahraga atletik yang dilakukan dengan cara melakukan lompatan sejauh mungkin dengan memperhitungkan pijakan yang telah ditentukan. Maksudnya Anda harus melakukan lompatan dengan menginjak batas yang telah ditentukan. Jika Anda tidak menginjak batas tersebut maka lompatan yang dilakukan tidak dihitung.Biasanya dalam melakukan olahraga ini menggunakan tempat yang memiliki pasir sebagai tempat mendaratnya seperti yang telah dilakukan di sekolah-sekolah.

8. Lari jarak jauh
Salah satu olahraga yang masuk dalam cabang olahraga atletik lari ini merupakan olahraga lari yang menempuh lintasan yang memiliki jarak yang cukup jauh yaitu 5000 meter, 3000 meter dan 10000 meter. Olahraga yang juga biasa disebut sebagai lari marathon ini dilakukan menggunakan teknik yang berbeda dengan lari jarak pendek.Jika pada lari jarak pendek, pelari disarankan untuk berlari sekencang-kencangnya maka pada lari marathon ini mengharuskan pelari untuk bisa mengatur tempo larinya agar nantinya pelari tidak kehabisan tenaga. Sebelum melakukan lomba marathon ini sebaiknya para pelari melatih pernafasannya karena tentunya hal ini sangat berguna ketika melakukan perlombaan ini.

Baca juga: Ukuran Lapangan Lompat Jauh

9. Lari estafet
Lari estafet dilakukan oleh satu kelompok yang terdiri dari beberapa pelari. Dalam hal ini, perlombaan ini dilakukan dengan cara lari sambung yang menggunakan tongkat kecil sebagai medianya. Jarak tempuh dari lari estafet ini adalah 400 meter dan juga 1600 meter. Dalam melakukan lari estafet ini sangat membutuhkan yang namanya kerjasama tim. Sehingga dengan begitu maka hasil yang didapatkan juga tidak mengecewakan.

10. Panahan
Panahan ternyata termasuk dalam cabang-cabang olahraga altetik. Panahan ini merupakan olahraga yang dilakukan dengan  cara menarik anak panah menggunakan busur panah untuk di arahkan ke lintasan berbentuk lingkaran yang telah ditentukan jaraknya. Olahraga ini tentunya sangat membutuhkan konsentrasi yang tinggi, akurasi yang tepat dan tenaga yang kuat sehingga panah bisa tertancap pada posisi yang tepat. Dalam melakukan olahraga ini tentunya membutuhkan teknik yang benar yang sangat perlu dipahami dan di pelajari. Bila menggunakan teknik yang benar maka cedera bisa dihindari.

11. Lompat indah
Cabang-cabang olahraga atletik selanjutnya adalah lompat indah. Olahraga ini dilakukan dengan cara melakukan lompatan aerobic ketika berada di udara. Olahraga ini dilakukan dengan jarak yang telah ditentukan. Lompat indah ini awalnya merupakan olahraga yang hanya dilakukan di Negara-negara di benua Eropa sana. Namun seiring dengan berjalannya waktu, olahraga ini sudah diselenggarakan di setiap Negara baik pada perlombaan sekala kecil hingga besar.

Cabang olahraga atletik ternyata memiliki jumlah yang cukup banyak. Olahraga yang termasuk dalam cabang olahraga ini diantaranya adalah lompat tinggi, lompat jauh, lari jarak jauh, lari jarak pendek, lari estafet, lari marathon, panahan, lompat indah dan lain sebagainya. Dalam melakukan semua olahraga tersebut tentunya harus menggunakan teknik yang benar dan tepat sehingga dapat menghindari akan terjadinya cedera. Semoga ulasan tersebut bisa menjadi pengetahuan dan ilmu untuk Anda sehingga dapat memperluas wawasan. Terimakasih dan semoga bermanfaat.

Sumber: https://perpustakaan.id/cabang-olahraga-altetik/

Categories
Ekstrakulikuler Taekwondo

Taekwondo Indonesia

a. Asal Mula Taekwondo

Pada dasarnya manusia mempunyai insting untuk selalu melindungi diri dan hidupnya, hal ini secara disengaja maupun tidak akan memacu aktivitas fisiknya sepanjang waktu. Manusia dalam tumbuh dan berkembang tidak dapat lepas dari kegiatan / gerakan fisiknya , tanpa menghiraukan waktu dan tempat. Pada masa kuno manusia tidak punya pikiran lain untuk mempertahankan dirinya kecuali dengan tangan kosong, hal ini secara alamiah mengembangkan teknik – teknik bertarung dengan tangan kosong. Pada saat kemampuan bertarung secara tangan kosong dikembangkan sebagai suatu cara untuk menyerang dan bertahan, digunakan pula untuk membangun kekuatan fisik seseorang, bahkan dijadikan pertunjukan dalam acara ritual. Manusia mempelajari teknik – teknik bertarung didapat dari pengalaman nya melawan musuh – musuhnya. Inilah yang diyakini menjadi dasar seni beladiri Taekwondo yang kita kenal sekarang, dimana pada masa lampau dikenal sebagai ‘Subak” , “Taekkyon”, ” Takkyon” , maupun beberapa nama lainnya. Pada asal mula sejarah Semenanjung Korea , ada 3 suku bangsa / kerajaan yang mempertunjukan kontes seni beladiri pada acara ritualnya. Ketiga kerajaan ini saling bersaing satu sama lain, ketiganya adalah Koguryo, Paekje dan Silla, semuanya melatih para ksatria untuk dijadikan salah satu kekuatan negara, bahkan para ksatria yang tergabung dalam militer saat itu, menjadi warga negara yang mempunyai kedudukan yang sangat terpandang. Menurut catatan , kelompok ksatria muda yang terorganisir seperti ” Hwarangdo” di Silla dan “Chouisonin ” di Koguryo, semuanya menjadikan latihan seni beladiri sebagai salah satu subyek penting yang harus dipelajari. Sebuah buku tentang seni beladiri yang disebut ” Muye Dobo Tongji ” menyebutkan : ” ( Taekwondo) Seni pertarungan tangan kosong adalah dasar dari seni beladiri , yang membangun kekuatan dengan melatih tangan dan kaki hingga menyatu dengan tubuh agar dapat bergerak bebas leluasa, sehingga dapat digunakan saat menghadapi situasi yang kritis, berarti ( Taekwondo ) dapat digunakan setiap saat “.

b. Koguryo’s ‘sonbae’ dan Taekkyon

Koguryo yang berdiri pada 57 tahun seblem masehi di semenanjung Korea bagian utara, membentuk kesatuan para ksatria tangguh yang disebut ‘Sonbae’, yang artinya laki – laki yang bersifat baik dan tak pernah takut dalam bertarung / perang . Dalam buku sejarah disebutkan bahwa saat Dinasti Chosun Kuno memerintah , tanggal 10 Maret setiap tahunnya pada hari raya Koguryo, masyarakat merayakan nya dengan acara – acara kontes tarian pedang, memanah, subak ( Taekkyon ) dan sebagainya. Kontes Subak ( Taekyon ) sebutan untuk Seni beladiri Taekwondo pada masa itu adalah salah satu kegiatan yang sangat populer. Penemuan beberapa lukisan dinding makam pada masa Koguryo, yang menggambarkan 2 orang yang saling bertarung dalam sikap Takkyon ( Taekwondo ), membuktikan bahwa seni beladiri yang sekarang kita kenal sebagai Taekwondo telah dipraktekan sejak 2000 tahun yang lalu di Semenanjung Korea.

Gambar di atas adalah lukisan dinding yang ditemukan pada langit – langit kuburan kerajaan Muyong – chong jaman dinasti Koguryo, yang menggambarkan 2 orang yang sedang mempraktekkan beladiri ( Taekwondo kuno )

c. Shilla’s ‘Hwarang” dan Taekkyon

Kerajaan Shilla berdiri pada tahun 57 sebelum masehi di tenggara semenanjung Korea, secara geografis tidak terancam dari luar, tetapi dengan berdirinya Kerajaan Pakje disisi barat dan awal serbuan dari Koguryo dari utara maka Kerjaan Shilla mempersenjatai diri dengan meningkatkan dengan kemampuan seni beladiri yang berkembang saat itu. ” Hwarangdo” adalah tipe beladiri dari Shilla yang merupakan asimilasi dari sistem beladiri ” Sonbae ” dari Koguryo. Anggota – anggota Hwarang berlatih keras dengan semboyannya yang terkenal yaitu bakti kepada orang tua, setia pada negara & bangsa, pantang mundur dlm perang. Kim Yu Sin dan Kim Chun Chu adalah orang – orang yang memberikan sumbangan besar bagi penyatuan 3 kerajaan di Semennajung Korea. Dalam catatan peristiwa dari Chosun melukiskan kehidupan para Hwarang , sebutan bagi para ksatria yang mempelajari Hwarangdo, para hwarang diseleksi oleh kerajaan , dan setelahnya mereka hidup dan berkumpul dalam kelompok menurut yang mereka pelajari, seperti Subak ( bentuk dari Taekwondo kuno ), bermain pedang, berkuda dan bermain ” Sirum” / gulat gaya Korea. Diwaktu damai, hwarang bekerja melayani masyarakat, membantu keadaan darurat dan membangun jalan & benteng, siap mengorbankan hidupnya saat berperang. Hwarang sangat dipengaruhi oleh disiplin agama Budha, dapat dilihat di Kyonju Museum sangat jelas ditunjukan bahwa seni beladiri ini dipraktekan di kuil – kuil, digambarkan dengan adegan laki – laki yang tampak kuat dalam sikap menyerang dan bertahan dengan tangan kosong. Sikap yang ditampilkan sangat menarik adalah sikap Kumgang Yoksa yang sama dengan sikap pada beladiri Taekwondo sekarang . Ini membuktikan bahwa pada masa kerajaan Shilla ” Subak” dan “Taekkyon” tampak / muncul bersamaan , dan keduanya menandakan bahwa teknik – teknik tangan dan kaki tersebut dipakai dalam Taekwondo sekarang ini.

Gambar di atas adalah patung 2 ksatria yang sedang dalam pose / sikap beladiri Kumgang Yoksa, yang terdapat pada gua Sokkuram di Kyongju, yang berasal dari abad ke 7.

d. Taekkyon dari Koguryo ke Shilla

Seni bela diri Taekkyon yang populer di Koguryo, ternyata tertulis juga di Shilla, dibuktikan dengan : i. “Hwarang ” ( Sonrang ) di Shilla mempunyai arti kata yang sama dengan “Sonbae” di Koguryo jika ditinjau dari sudut etymology. ii. Keduanya memiliki sistem organisasi dan hirarki yang sama. iii. Menurut catatan sejarah, Sonbae di Koguryo digunakan dalam kompetisi Taekkyon saat perayaan nasional, hwarang di Shilla juga memainkan Taekkyon ( Subak,dokkyoni, atau taekkoni ) dalam perayaan seperti “palkwanhoe” dan “hankawi”, hal ini menunjukkan perkembangan secara sistematis teknik beladiri kuno ke Taekkyon / Sonbae yang menjadi dasar seni beladiri di Korea sekitar 200 tahun sesudah masehi. Mulai abad ke 4 sesudah masehi seni beladiri ini makin memasyarakat dan berkembang melalui sekolah / perguruan seni beladiri dengan berbagai kelompok teknik tangan kosong dan kaki.

Masa Pertengahan

Pada Dinasti Koryo ( 918 sampai 1392 Masehi ) yang mana penyatuan Semenanjung Korea setelah Shilla, Taekkyon berkembang sangat sistematis dan merupakan mata ujian penting untuk seleksi ketentaraan. Teknik Taekkyon tumbuh menjadi senjata yang efektif untuk membunuh. Pada permulaan Dinasti Koryo, kemampuan beladiri menjadi kualifikasi untuk merekrut personel ketentaraan sebab kerajaan membutuhkan kemampuan pertahanan yang kuat setelah penaklukan seluruh semenanjung Korea. Kemampuan dalam beladiri Taekkyon sangat menentukan pangkat seseorang dalam ketentaraan. Raja – raja pada dinasti Koryo sangat tertarik pada kontes Taekkyon yang disebut “Subakhui”, yang populer juga dimasyarakat dan dijadikan ajang perekrutan tentara. Namun pada akhir pemerintahan Dinasti Koryo ketika penggunaan senjata api mulai dikenal , membuat dukungan terhadap kemajuan beladiri berkurang jauh.

Masa Modern

Pada masa modern Korea , saat Dinasti Chosun ( Yi ) pada tahun 1392 sampai 1910, Kerajaan Korea dan Jaman penjajahan Jepang sampai tahun 1945, Subakhui dan Taekkyon, sebutan Taekwondo pada saat itu mengalami kemunduran dan tidak mendapat dukungan dari pemerintah yang memodernisasi tentaranya dengan senjata api. Dinasti Yi yang didirikan dalam ideologi Konfusius , lebih mementingkan kegiatan kebudayaan daripada seni beladiri. Kemudian , saat raja Jungjo setelah invasi oleh Jepang pada tahun 1952, pemerintah kerajaan membangun kembali pertahanan yang kuat dengan memperkuat latihan ketentaraan dan praktek seni beladiri. Seputar periode ini, terbit sebuah buku tentang ilustrasi seni bela diri yang diber judul Muyedobo – Tonji, yang memuat gambar – gambar dan ilustrasi yang mirip / menyerupai bentuk / sikap ( Poomse ) dan Gerakan Dasar ( Basic Movement ) Taekwondo sekarang, namun tentunya hal ini tak dapat diperbandingkan begitu saja dengan Taekwondo saat ini yang telah dimodernisasi dengan penelitian yang berdasarkan ilmu pengetahuan modern ( Scientific Studies). Akan tetapi , saat penjajahan Jepang semua kesenian rakyat dilarang termasuk Taekkyon, untuk menekan rakyat Korea. Seni beladiri Taekkyon hanya diajarkan secara sembunyi oleh para master beladiri sampai masa kemerdekaan pada tahun 1945.

Masa Sekarang

Seiring dengan kemerdekaan Korea dari penjajahan Jepang, konsep baru tentang kebudayaan dan tradisi mulai bangkit. Banyak para ahli seni beladiri mendirikan sekolah / perguruan beladiri . Dengan meningkatnya populasi dan hubungan kerjasama yang baik antar perguruan beladiri, akhirnya diputuskan menyatukan berbagai nama seni beladiri mereka dengan sebutan : Tae Kwon Do, pada tahun 1954. Pada 16 September 1961 sempat berubah menjadi Taesoodo namun kembali menjadi Taekwondo dengan organisasi nasionalnya bernama Korea Taekwondo Association ( KTA ) pada tanggal 5 Agustus 1965, dan menjadi anggota Korean Sport Council. Pada era tahun 1965 sampai 1970 an , KTA banyak menyelenggarakan berbagai acara pertandingan dan demonstrasi untuk berbagai kalangan pada skala nasional. Taekwondo berkembang dan menyebar dipelbagai kalangan, hingga diakui sebagai disiplin / program resmi oleh Pertahanan Nasional Korea , menjadi olahraga wajib bagi tentara dan polisi. Tentara Korea yang berpartisipasi dalam perang Vietnam dibekali keahlian Taekwondo, pada saat itulah Taekwondo mendapatkan perhatian besar dari dunia. Nilai lebih ini menjadikan Taekwondo dinyatakan sebagai olahraga nasional Korea. Pada tahun 1972, Kukkiwon didirikan, sebagai markas besar Taekwondo, hal ini menjadi penting bagi pengembangan Taekwondo keseluruh dunia. Kejuaran dunia Taekwondo yang pertama diadakan pada tahun 1973 di Kuk Ki Won,Seoul ,Korea Selatan, sampai saat ini kejuaraan dunia rutin dilaksanakan setiap 2 tahun sekali. Disamping itu , untuk meningkatkan kualitas Instruktur Taekwondo diseluruh dunia, Kukkiwon membuka Taekwondo Academy, yang mulai tahun 1998 telah membuka Program pelatihannya bagi Instruktur Taekwondo dari seluruh dunia. Kuk Ki Won, sebagai markas besar Taekwondo Dunia, disinilah pusat penelitian dan pengembangan Taekwondo, Pelatihan para Instruktur , sekretariat promosi ujian tingkat internasional. Pada 28 Mei 1973, The World Taekwondo Federation ( WTF ) didirikan, dan sekarang telah mempunyai 156 negara anggota dan Taekwondo telah dipraktekan oleh lebih dari 50 juta orang diseluruh penjuru dunia, dan angka ini masih terus bertambah seiring perkembangan Taekwon
do yang makin maju dan populer. Taekwondo telah dipertandingkan diberbagai pertandingan multi even diseluruh dunia , dan Taekwondo telah dipertandingkan sebagai ekshibisi pada Olympic Games 1988 Seoul dan telah dipertandingkan sebagai cabang olahraga resmi di Olympic Games 2000, Sydney.

Sejarah TaeKwonDo Indonesia

d90ec-ti_logo_small_web_view1Seni bela diri taekwondo mulai berkembang di Indonesia pada era 70-an. Perkembangan taekwondo di Indonesia dimulai dengan berkembangan aliran taekwondo yang berafiliasi ke ITF (International Taekwondo Federation) yang saat itu bermarkas di Toronto, Kanada. Aliran taekwondo ini dipimpin oleh Choi Hong Hi.

Selanjutnya, di Indonesia berkembang aliran taekwondo yang berafiliasi ke WTF (The World Taekwondo Federation) yang berpusat di Seoul, Korea Selatan. Aliran taekwondo ini dipimpin oleh seorang presiden yang bernama Dr. Un Yong Kim.

Pada waktu itu, kedua aliran ini berkembang pesat di Indonesia. Masing-masing aliran ini pun memiliki organisasi di tingkat nasional, yaitu Persatuan ntaekwondo indonesia (PTI) yang berafiliasi ke ITF. Persatuan Taekwondo Indonesia (PTI) ini dipimpin oleh Leo Lopolisa. Sementara itu, Federasi Taekwondo Indonesia (FTI) yang berafiliasi ke WTF dipimpin oleh Marsekal Muda Sugiri.

Berdasarkan kesepakatan bersama dan melihat prosopek perkembangan di dunia olahraga internasional dan nasional, maka musyawarah nasional taekwondo yang dilaksanakan pada 28 maret 1981 berhasil menyatukan kedua organisasi taekwondo yang ada di Indonesia.

Bersatunya kedua organisasi taekwondo nasional itu ditandai dengan dibentuknya organisasi baru yang bernama Taekwondo Indonesia. Organisasi itu dipimpin oleh Leo Lopolisa sebagai Ketua Umumnya. Sementara itu, struktur pada tingkat nasional bernama PBTI atau Pengurus Besar Taekwondo Indonesia. Kantor pusat PBTi sendiri berlokasi di Jakarta.

Induk organisasi seni beladiri taekwondo melaksanakan Musyawarah Nasional pada 17-18 September 1984. Dalam Munas tersebut, ditetapkan bahwa Letjen Sarwo Edhi Wibowo sebagai Ketua Umum Taaekwondo Indonesia periode 1984-1988. Era kepemimpinan Letjen Sarwo Edhi Wibowo ini merupakan era bersatunya seni beladiri taekwondo di Indonesia.

Seiring perkembangan waktu, kini olahraga seni beladiri taekwondo di Indonesia semakin berkembang. Hampir seluruh provinsi di Indonesia memiliki induk organisasi taekwondo. Di Indonesia, diperkirakan lebih dari 200.000 anggota taekwondo yang aktif berlatih. Dalam ajang bergengsi Pekan Olahraga Nasional, olahraga seni beladiri taekwondo sudah menjadi cabang olahraga yang resmi dilombakan.

Sumber: https://taekwondo0822.wordpress.com/about/kyoruki/